Vaksin HPV Sebelum Menikah: Kenapa Penting untuk Perempuan dan Laki-Laki?

“Kalau mau menikah, memang perlu vaksin HPV?”

Pertanyaan ini mungkin pernah muncul ketika sedang mempersiapkan pernikahan.

Banyak orang mengenal vaksin HPV sebagai vaksin untuk mencegah kanker serviks. Padahal, HPV atau human papillomavirus dapat menginfeksi perempuan maupun laki-laki dan berkaitan dengan berbagai penyakit, mulai dari kutil kelamin hingga beberapa jenis kanker.

Karena itu, vaksin HPV bukan hanya tentang kesehatan perempuan.

Laki-laki juga dapat terinfeksi dan mengalami penyakit yang berkaitan dengan HPV.

Lalu, apa saja penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin HPV?

Apa Itu HPV?

HPV atau human papillomavirus adalah kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan membran mukosa.

HPV termasuk infeksi menular seksual yang sangat umum. Banyak infeksi HPV tidak menimbulkan gejala dan dapat menghilang dengan sendirinya. Namun, sebagian tipe HPV dapat menetap dan menyebabkan masalah kesehatan tertentu.

Secara sederhana, tipe HPV dapat dibedakan menjadi:

HPV risiko rendah
Lebih sering berkaitan dengan kutil kelamin.

HPV risiko tinggi
Dapat menyebabkan perubahan sel yang berpotensi berkembang menjadi kanker jika infeksi menetap.

Dua kelompok tipe yang sering dibahas dalam vaksin HPV adalah HPV 6 & 11 serta HPV 16 & 18.


HPV 6 & 11: Penyebab Utama Kutil Kelamin

HPV tidak selalu menyebabkan kanker.

HPV tipe 6 dan 11 merupakan tipe risiko rendah yang terutama berkaitan dengan kutil anogenital atau kondiloma akuminata.

Kutil kelamin dapat muncul sebagai benjolan kecil pada area genital atau sekitar anus. Bentuk dan jumlahnya dapat bervariasi, dan pada sebagian orang dapat disertai rasa gatal atau tidak nyaman.

Yang penting diketahui, HPV 6 dan 11 berbeda dari tipe HPV risiko tinggi yang paling sering menyebabkan kanker serviks.

Namun, kutil kelamin tetap dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan seksual seseorang.

WHO menyebutkan bahwa HPV 6 dan 11 menyebabkan sebagian besar kasus kutil anogenital, sementara vaksin quadrivalent dan nonavalent memberikan perlindungan terhadap kedua tipe tersebut.

HPV 16 & 18: Tipe Risiko Tinggi yang Perlu Diwaspadai

Berbeda dengan HPV 6 dan 11, HPV 16 dan 18 merupakan tipe HPV risiko tinggi.

Keduanya memiliki hubungan yang kuat dengan kanker serviks. Secara global, HPV 16 dan 18 bersama-sama menyebabkan sekitar 70% kasus kanker serviks.

Masalahnya?

Infeksi HPV sering kali tidak menimbulkan gejala.

Seseorang dapat terinfeksi HPV tanpa mengetahui bahwa dirinya membawa virus tersebut.

Itulah sebabnya pencegahan melalui vaksinasi dan skrining kanker serviks sama-sama penting.


HPV Tidak Hanya Berkaitan dengan Kanker Serviks

Salah satu miskonsepsi yang masih sering ditemukan adalah:

“HPV itu penyakit perempuan.”

Padahal, HPV dapat menginfeksi perempuan maupun laki-laki.

Selain kanker serviks, infeksi HPV juga dapat berkaitan dengan kanker pada area anogenital lainnya dan beberapa kanker orofaring. HPV juga dapat menyebabkan kutil kelamin pada laki-laki maupun perempuan.

Jadi, perlindungan terhadap HPV tidak seharusnya hanya menjadi perhatian perempuan.

Apa yang Dilindungi oleh Vaksin HPV 4-Strain?

Salah satu jenis vaksin HPV yang dikenal sebagai vaksin quadrivalent atau 4-strain memberikan perlindungan terhadap:

WHO menjelaskan bahwa vaksin quadrivalent melindungi terhadap HPV 6, 11, 16, dan 18, sedangkan vaksin nonavalent memberikan perlindungan tambahan terhadap tipe 31, 33, 45, 52, dan 58.

Jadi, ketika membicarakan vaksin HPV, penting untuk mengetahui jenis vaksin dan tipe HPV yang dicakup, bukan hanya melihat istilah “vaksin HPV”.

Kenapa Vaksin HPV Bisa Dipertimbangkan Sebelum Menikah?

Vaksin HPV merupakan vaksin pencegahan.

Artinya, vaksin bekerja paling optimal ketika diberikan sebelum seseorang terpapar tipe HPV yang ditargetkan oleh vaksin. Vaksin HPV tidak digunakan untuk mengobati infeksi HPV yang sudah ada.

Karena itu, vaksinasi dapat menjadi salah satu bagian dari persiapan kesehatan sebelum menikah.

Namun, vaksin HPV tidak hanya relevan untuk seseorang yang akan menikah.

Vaksinasi tetap dapat dipertimbangkan sesuai usia, riwayat vaksinasi, kondisi kesehatan, dan rekomendasi dokter.

Apakah Pria Juga Perlu Vaksin HPV?

Ya, vaksin HPV juga dapat diberikan kepada laki-laki sesuai indikasi dan rekomendasi vaksinasi yang berlaku.

Alasannya sederhana.

Laki-laki juga dapat:

  • Terinfeksi HPV

  • Mengalami kutil kelamin

  • Menularkan HPV kepada pasangan

  • Mengalami kanker yang berkaitan dengan HPV

WHO juga mencatat bahwa HPV berkaitan dengan kanker anogenital dan orofaring pada kedua jenis kelamin.

Jadi, jika sedang membicarakan kesehatan sebelum menikah, vaksin HPV sebaiknya tidak dianggap sebagai urusan perempuan saja.

Apakah Vaksin HPV Berarti Tidak Perlu Pap Smear?

Tidak.

Ini merupakan salah satu hal yang sangat penting.

Vaksin HPV membantu mencegah infeksi terhadap tipe HPV yang menjadi target vaksin, tetapi tidak melindungi terhadap seluruh tipe HPV yang dapat menyebabkan kanker. Karena itu, perempuan yang telah mendapatkan vaksin HPV tetap perlu mengikuti skrining kanker serviks sesuai rekomendasi.

Dengan kata lain:

Vaksin HPV = pencegahan
Pap smear/HPV screening = deteksi dini

Keduanya memiliki fungsi yang berbeda dan dapat saling melengkapi dalam pencegahan kanker serviks.

Jadi, Kapan Sebaiknya Vaksin HPV?

Idealnya, vaksin HPV diberikan pada usia yang direkomendasikan sebelum paparan HPV terjadi. WHO memprioritaskan vaksinasi pada anak perempuan usia 9–14 tahun sebagai bagian dari strategi eliminasi kanker serviks. Namun, vaksinasi juga dapat diberikan pada kelompok usia lain sesuai rekomendasi nasional, riwayat vaksinasi, dan kondisi individu.

Untuk orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin HPV atau belum menyelesaikan rangkaian vaksinasi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai:

  • Usia saat ini

  • Riwayat vaksinasi HPV

  • Jumlah dosis yang sudah diterima

  • Riwayat kesehatan

  • Kondisi atau kebutuhan individu

Vaksin HPV Sebelum Menikah, Salah Satu Langkah untuk Menjaga Kesehatan Bersama

Menikah bukan hanya tentang mempersiapkan venue, undangan, atau honeymoon.

Ini juga bisa menjadi momen untuk mulai memperhatikan kesehatan reproduksi bersama pasangan.

Vaksin HPV merupakan salah satu langkah pencegahan yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit akibat tipe HPV tertentu, termasuk kutil kelamin dan kanker yang berkaitan dengan HPV.

Dan yang tidak kalah penting, vaksin HPV bukan pengganti skrining kanker serviks.

Vaksinasi dan skrining memiliki peran yang berbeda dalam menjaga kesehatan reproduksi.


Vaksin HPV di Filmore Medical

Sedang mempersiapkan pernikahan atau ingin mulai lebih serius menjaga kesehatan reproduksi?

Filmore Medical menyediakan vaksin HPV 4-strain untuk membantu memberikan perlindungan terhadap HPV tipe 6, 11, 16, dan 18.

Kamu dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui apakah vaksin HPV sesuai dengan kondisi dan kebutuhanmu, termasuk jadwal serta jumlah dosis yang diperlukan.

Karena menjaga kesehatan sebelum menikah bukan hanya tentang mempersiapkan hari pernikahan, tetapi juga mempersiapkan masa depan bersama.

Book your HPV vaccination consultation at Filmore Medical.

Klik di sini untuk tahu lokasi Filmore Medical terdekat, atau buat janji temu melalui Whatsapp.


FAQ

Apakah vaksin HPV perlu sebelum menikah?

Vaksin HPV dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan infeksi HPV sebelum menikah. Waktu dan jenis vaksinasi sebaiknya disesuaikan dengan usia, riwayat vaksinasi, dan kondisi individu.

Apakah pria perlu vaksin HPV?

Ya. HPV dapat menginfeksi laki-laki maupun perempuan dan dapat menyebabkan kutil kelamin serta beberapa jenis kanker terkait HPV.

HPV 6 dan 11 menyebabkan penyakit apa?

HPV 6 dan 11 merupakan tipe risiko rendah yang terutama berkaitan dengan kutil anogenital atau kutil kelamin.

HPV 16 dan 18 menyebabkan apa?

HPV 16 dan 18 merupakan tipe risiko tinggi yang bersama-sama menyebabkan sekitar 70% kanker serviks secara global. Keduanya juga berkaitan dengan kanker terkait HPV lainnya.

Apakah sudah vaksin HPV masih perlu Pap smear?

Ya. Vaksin HPV tidak melindungi terhadap seluruh tipe HPV yang dapat menyebabkan kanker, sehingga skrining kanker serviks tetap diperlukan sesuai rekomendasi.

Apakah vaksin HPV bisa mengobati HPV?

Tidak. Vaksin HPV merupakan vaksin pencegahan dan tidak digunakan untuk mengobati infeksi HPV yang sudah ada.

Referensi

  1. World Health Organization. Human papillomavirus (HPV) vaccines.

  2. World Health Organization. Human papillomavirus (HPV).

  3. World Health Organization. Human papillomavirus and HPV vaccines.

  4. World Health Organization. Cervical cancer.

  5. World Health Organization. Immunizing against HPV.

  6. World Health Organization. Human papillomavirus vaccines: WHO position paper, December 2022.

Next
Next

Lepas IUD Tanpa Takut Sakit: Mengenal Sensory Nerve Block