Pasang IUD Nggak Harus Sakit: Kenali Sensory Nerve Block untuk Membantu Mengurangi Nyeri
Buat sebagian perempuan, keputusan menggunakan IUD (Intrauterine Device) bukan hanya soal efektivitas kontrasepsi. Ada satu hal yang sering membuat calon pengguna berpikir dua kali: “Nanti pasangnya sakit nggak?”
Kekhawatiran ini sangat wajar. Pemasangan IUD merupakan prosedur yang melibatkan pemeriksaan melalui vagina dan serviks, sehingga sebagian orang dapat merasakan kram atau nyeri dengan intensitas yang berbeda-beda.
Namun, rasa sakit saat prosedur bukan sesuatu yang harus dianggap sebagai “ya memang begitu”.
Saat ini, terdapat berbagai pendekatan untuk membantu mengelola nyeri selama prosedur ginekologi, termasuk penggunaan anestesi lokal atau nerve block. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) juga merekomendasikan agar pilihan manajemen nyeri dibicarakan dengan setiap pasien yang menjalani prosedur seperti pemasangan IUD.
Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah sensory nerve block.
Apa Itu Sensory Nerve Block?
Secara sederhana, sensory nerve block adalah teknik anestesi yang bertujuan mengurangi penghantaran sinyal nyeri dari area tertentu ke sistem saraf pusat.
Bayangkan sistem saraf seperti jaringan kabel yang mengirimkan informasi dari tubuh ke otak.
Ketika suatu area mendapatkan rangsangan selama prosedur, saraf akan mengirimkan sinyal yang kemudian dipersepsikan sebagai nyeri.
Dengan nerve block, anestesi lokal diberikan pada area atau jalur saraf tertentu sehingga transmisi sinyal nyeri dari area tersebut dapat dikurangi.
Jadi, bukan berarti tubuh tidak merasakan apa pun. Tujuannya adalah membantu membuat pengalaman prosedur menjadi lebih nyaman dengan mengurangi sensasi nyeri.
Bagaimana Sensory Nerve Block Membantu Saat Pasang IUD?
Pemasangan IUD melibatkan beberapa tahapan, mulai dari pemasangan spekulum, pemeriksaan serviks, pengukuran kedalaman rahim, hingga memasukkan dan melepaskan IUD di dalam rahim.
Sensasi yang dirasakan dapat berbeda pada setiap orang.
Penelitian mengenai paracervical nerve block dengan lidokain menunjukkan bahwa anestesi lokal dapat mengurangi nyeri pada saat pemasangan IUD. Dalam salah satu randomized controlled trial, kelompok yang mendapatkan paracervical block melaporkan skor nyeri pemasangan IUD yang lebih rendah dibandingkan kelompok tanpa block.
Penelitian lain pada remaja dan perempuan muda juga menemukan bahwa 1% lidocaine paracervical nerve block dapat menurunkan skor nyeri selama pemasangan IUD dibandingkan sham block.
Artinya, manajemen nyeri memang dapat menjadi bagian dari pengalaman pemasangan IUD, bukan sesuatu yang harus dipikirkan setelah pasien sudah merasa kesakitan.
Jadi, Apakah Pasang IUD Bisa 100% Tidak Sakit?
Tidak ada metode yang dapat menjamin prosedur benar-benar bebas nyeri untuk setiap orang.
Respons terhadap nyeri sangat individual. Ada yang hanya merasakan kram ringan, sementara orang lain dapat mengalami nyeri yang lebih signifikan.
Bahkan, ACOG menekankan bahwa tidak ada faktor yang dapat secara akurat memprediksi seberapa berat nyeri yang akan dirasakan seseorang saat pemasangan IUD. Karena itu, pembicaraan mengenai pilihan manajemen nyeri sebaiknya dilakukan sebelum prosedur.
Tujuan sensory nerve block bukan menjanjikan “zero pain”, tetapi membantu mengurangi sinyal nyeri sehingga prosedur dapat terasa lebih nyaman.
Siapa yang Mungkin Mempertimbangkan Pain Management Saat IUD Insertion?
Manajemen nyeri dapat dipertimbangkan terutama jika kamu:
Sangat cemas dengan rasa sakit saat pemasangan IUD
Pernah mengalami pemasangan IUD yang terasa sangat nyeri
Memiliki riwayat nyeri haid yang berat
Memiliki pengalaman kurang nyaman dengan pemeriksaan panggul sebelumnya
Memiliki sensitivitas atau kecemasan tinggi terhadap prosedur medis
Ingin mengetahui pilihan anestesi sebelum menjalani pemasangan IUD
Yang penting, kebutuhan setiap pasien berbeda. Pilihan anestesi dan teknik yang digunakan perlu ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi dan jenis prosedur yang akan dilakukan.
Bukan Hanya untuk Pemasangan IUD
Konsep pain management dengan anestesi lokal juga dapat digunakan dalam berbagai prosedur ginekologi tertentu.
Di Filmore Medical, sensory nerve block tersedia sebagai salah satu pilihan untuk membantu mengurangi nyeri pada:
IUD insertion
dan
berbagai pelvic examination/prosedur pemeriksaan panggul tertentu.
Tujuannya sederhana: membantu membuat pemeriksaan dan prosedur ginekologi menjadi lebih nyaman, terkontrol, dan tidak membuat pasien merasa harus menahan sakit begitu saja.
Pemeriksaan Ginekologi Tidak Harus Identik dengan Rasa Takut
Ketika berbicara tentang kesehatan reproduksi, kenyamanan pasien sama pentingnya dengan prosedurnya sendiri.
Kamu berhak mengetahui:
“Prosedurnya akan seperti apa?”
“Apakah akan sakit?”
“Apa saja pilihan untuk mengurangi rasa sakit?”
Dan yang paling penting, kamu berhak berdiskusi dengan dokter mengenai pilihan pain management yang sesuai untukmu.
Pendekatan seperti ini juga sejalan dengan rekomendasi ACOG yang menekankan konseling mengenai nyeri, pilihan manajemen nyeri, serta shared decision-making sebelum prosedur ginekologi dilakukan.
Takut Sakit Saat Pasang IUD? Kamu Bisa Diskusikan Pilihan Anestesinya
Kalau selama ini kamu menunda pemasangan IUD karena takut sakit, mungkin sudah waktunya membicarakan pilihan pain management dengan dokter.
Di Filmore Medical, tersedia sensory nerve block untuk membantu mengurangi sensasi nyeri saat IUD insertion dan berbagai pelvic examination tertentu, sesuai indikasi dan evaluasi dokter.
Jadi sebelum prosedur, jangan ragu untuk mengatakan:
“Dok, saya takut sakit. Apa ada pilihan anestesi yang bisa digunakan?”
Karena mendapatkan kontrasepsi atau menjalani pemeriksaan kesehatan reproduksi seharusnya tidak berarti kamu harus menahan rasa sakit sendirian.
Konsultasikan kebutuhanmu dengan dokter Filmore Medical untuk mengetahui apakah sensory nerve block sesuai untuk prosedur yang akan kamu jalani.
Klik di sini untuk tahu lokasi Filmore Medical terdekat, atau buat janji temu melalui Whatsapp.
Catatan Penting
Sensory nerve block dan anestesi lokal tidak menjamin prosedur bebas nyeri sepenuhnya. Efek anestesi dapat berbeda pada setiap individu dan penggunaannya bergantung pada jenis prosedur, kondisi pasien, serta penilaian dokter.
Referensi
American College of Obstetricians and Gynecologists. Pain Management for In-Office Uterine and Cervical Procedures. 2025.
American College of Obstetricians and Gynecologists. ACOG Releases New Recommendations on Pain Management for IUD Insertions, Other In-Office Gynecologic Procedures. 2025.
Akers, A. Y., et al. Reducing Pain During Intrauterine Device Insertion: A Randomized Controlled Trial in Adolescents and Young Women. Obstetrics & Gynecology.
Mody, S. K., et al. Paracervical Block for Intrauterine Device Placement Among Nulliparous Women: A Randomized Controlled Trial. Obstetrics & Gynecology.
Lopez, L. M., et al. Interventions for pain with intrauterine device insertion. Cochrane Database of Systematic Reviews.
Pain Management for IUD Insertion: A Review of the Clinical Evidence on Pharmacologic and Nonpharmacologic Options. PubMed.