Burnout di Kerjaan Itu Nyata, dan Kamu Nggak Sendirian

burnout pekerjaan bisa sebabkan gangguan emosional dan fisik

Dalam rutinitas kerja yang padat dan serba cepat, burnout sering kali dianggap hal biasa. Banyak orang menormalisasi rasa lelah berlebihan dengan berpikir, “Semua orang juga begini kalau kerja” atau bahkan merasa bersalah karena merasa capek, “Kok aku lemah ya, gini aja capek?”

Padahal, burnout bukan sekadar kelelahan fisik. Ini adalah kondisi emosional dan mental yang serius. Jika dibiarkan terlalu lama, bisa berdampak pada kesehatan tubuh dan pikiranmu.

Burnout di Tempat Kerja: Jangan Dianggap Sepele

Kelelahan kronis akibat pekerjaan tidak boleh diabaikan. Berikut hal-hal penting yang perlu kamu ingat:

  1. Jangan dianggap sepele. Burnout bisa menurunkan produktivitas dan mengganggu kesehatan mental.

  2. Nggak boleh dibiarkan terlalu lama. Semakin lama kamu menahannya, semakin sulit pulih.

  3. Jangan di-glorify. Lembur terus-menerus bukan tanda dedikasi, tapi bisa jadi tanda kelelahan.

  4. Jangan ditanggung sendirian. Cerita dan minta bantuan bukan tanda lemah — itu tanda kamu peduli pada diri sendiri.

Ketika Burnout Diabaikan…

Kalau burnout terus dibiarkan, efeknya bisa lebih besar dari yang kamu kira:

  • Bolak-balik sakit ke dokter tapi nggak tahu penyebab pastinya.

  • Sudah berobat tapi nggak kunjung sembuh.

  • Mudah marah dan kehilangan kesabaran.

  • Menolak bersosialisasi dan menarik diri dari orang lain.

Kondisi seperti ini bisa menjadi sinyal bahwa kamu butuh istirahat. Bukan hanya fisik, tapi juga mental dan emosional.

Jangan Normalisasi Rasa Lelah

Di banyak lingkungan kerja, burnout sering kali dinormalisasi. Padahal, tubuh dan pikiran punya batas. Mengabaikan sinyal kelelahan justru bisa berujung pada masalah kesehatan mental seperti depresi, gangguan cemas, atau psikosomatik.

Menjadi “kuat” bukan berarti memaksakan diri terus produktif, tapi tahu kapan harus berhenti sejenak dan mencari bantuan profesional.

Talkmore Siap Membantu Kamu Pulih

Kalau kamu merasa stuck, kehilangan semangat, atau mulai sulit fokus karena tekanan kerja, kamu nggak harus menghadapinya sendirian.
Talkmore Counseling hadir untuk membantumu memahami dan mengelola stres dengan cara yang lembut, aman, dan efektif.

Talkmore tersedia di:
📍Filmore Medical Center Pondok Indah
📍
Filmore Medical Clinic, Setiabudi Atrium

Yuk, booking sesi konseling dan mulai perjalanan pemulihanmu bersama kami.

Previous
Previous

Early vs Late Puberty: Kapan Pubertas Anak Dianggap Normal?

Next
Next

4 Sehat 5 Sempurna Sudah Nggak Relevan, Saatnya Pahami “Isi Piringku”!